Monday, 25 February 2013

KISAH NABI DAN RASUL


Nabi dan Rasul adalah manusia-manusia pilihan yang bertugas memberi petunjuk kepada manusia tentang keesaan Allah SWT dan membina mereka agar melaksanakan ajaran-Nya. Ciri-ciri mereka dikemukakan dalam Al-Qur’an,

Di dunia ini telah banyak Nabi dan Rasul telah diturunkan, tetapi yang wajib diketahui oleh umat Islam adalah sebanyak 25 Nabi dan Rasul, yaitu :

"... ialah orang-orang yang menyampaikan risalah-risalah Allah. Mereka takut kepada-Nya dan mereka tiada takut kepada seorang (pun) selain kepada Allah. Dan cukuplah Allah sebagai pembuat perhitungan." (Q.S. Al Ahzab : 39).
Perbedaan antara Nabi dan Rasul adalah : seorang Nabi menerima wahyu dari Allah SWT untuk dirinya sendiri, sedangkan Rasul menerima wahyu dari Allah SWT guna disampaikan kepada segenap umatnya. Para Nabi dan Rasul mempunyai 4 sifat wajib dan 4 sifat mustahil, serta satu sifat jaiz, yaitu : 
1.Shiddiq (benar), Mustahil ia Kizib (dusta).
2.Amanah (dapat dipercaya), mustahil Khianat (curang).
3.Tabliqh (Menyampaikan wahyu kepada umatnya), Mustahil Kitman (menyembunyikan Wahyu).
4.Fathonah (Pandai/cerdas), Mustahil Jahlun (Bodoh).
5.Bersifat jaiz yaitu Aradhul Basyariyah (sifat-sifat sebagaimana manusia).

Nabi Adam as
Nabi Idris as                                                       
Nabi Nuh as
Nabi Huud as
Nabi Shaleh as
Nabi Ibrahim as
Nabi Ismail as
Nabi Luth as
Nabi Ishaq as
Nabi Ya’qub as
Nabi Yusuf as
Nabi Syu’aib as
Nabi Ayyub as
Nabi Dzulkifli as
Nabi Musa as
Nabi Harun as
Nabi Daud as
Nabi Sulaiman as
Nabi Ilyas as
Nabi Ilyasa as
Nabi Yunus as
Nabi Zakaria as
Nabi Yahya as
Nabi Isa as
Nabi Muhammad saw


Sunday, 24 February 2013

AYAH DAN IBU


Ayah ku bernama Hassan bin Molok dilahirkan di Batu Pahat, Johor.  Ayah ku keturunan Bugis campus banjar.  Ibu ku pula dilahirkan di Parit Sulong, Batu Pahat, Johor . Asal usul ibu ku dari Banjar Masin dan Nenek ku dari Pulau Madura , Indonesia.

Kami semua dilahirkan di Kampung Seri Dayong, Sri Medan, Batu Pahat, Johor.  Semua kelahiran kami di rumah melainkan adik kami yang bungsu (Anak ke 10 ) lahir di Hospital Muar, Johor.

Semasa kami kecil kehidupan kami sederhana kerana pada zaman itu Ayah dan Ibu bekerja sebagai Penoreh Getah.  Bila waktu cuti sekolah kami membantu Ayah dan Ibu.  Diwaktu petang Ayah ku sebagai Tukang Gunting Rambut di KedaI gunting rambut Atok kami yang bernama Molok bin Anang Achil.